Translate

Minggu, 08 Desember 2013

PENGENALAN VISUAL BASIC 6

Pengenalan Visual Basic 6
Visual Basic adalah salah suatu development tools untuk membangun aplikasi dalam lingkungan Windows. Dalam pengembangan aplikasi, Visual Basic menggunakan pendekatan Visual untuk merancang user interface dalam bentuk form, sedangkan untuk kodingnya menggunakan dialek bahasa Basic yang cenderung mudah dipelajari. Visual Basic telah menjadi tools yang terkenal bagi para pemula maupun para developer dalam pengembangan aplikasi skala kecil sampai ke skala besar.
Dalam lingkungan Window's User-interface sangat memegang peranan penting, karena dalam pemakaian
aplikasi yang kita buat, pemakai senantiasa berinteraksi dengan User- interface tanpa menyadari bahwa dibelakangnya berjalan instruksi-instruksi program yang mendukung tampilan dan proses yang dilakukan.
Pada pemrograman Visual, pengembangan aplikasi dimulai dengan pembentukkan user interface, kemudian mengatur properti dari objek-objek yang digunakan dalam user interface, dan baru dilakukan penulisan kode program untuk menangani kejadian- kejadian (event). Tahap pengembangan aplikasi demikian dikenal dengan istilah pengembangan aplikasi dengan pendekatan Bottom Up.


IDE Visual Basic

Langkah awal dari belajar Visual Basic adalah mengenal IDE (Integrated Developement Environment) Visual Basic yang merupakan Lingkungan Pengembangan Terpadu bagi programmer dalam mengembangkan aplikasinya. Dengan menggunakan IDE programmer dapat membuat user interface, melakukan koding, melakukan testing dan debuging serta menkompilasi program menjadi executable. Penguasaan yang baik akan IDE akan sangat membantu programmer dalam mengefektifkan tugas-tugasnya sehingga dapat bekerja dengan efisien.

Menjalankan IDE

Salah satu cara untuk mengaktifkan IDE Visual Basic adalah menjalankannya dari Menu Start, pilih menu Command, dan pilih Microsoft Visual Basic 6.0 dan akhirnya Microsoft Visual Basic 6.0.

Pengenalan Visual Basic 6

Gambar 1. Mengaktifkan IDE Visual Basic 6.0

Catatan : Seperti aplikasi Windows umumnya, anda dapat juga mengaktifkan IDE Visual Basic dengan melakukan open terhadap file yang berkaitan dengan Visual Basic, misalnya file *.vbp yang merupakan file project dari Visual Basic.


Memilih jenis Project

Sesaat anda aktif di IDE Visual Basic, maka anda akan dihadapkan kepada suatu pilihan terhadap jenis Project yang ingin anda buat sebagaimana yang ditunjukan oleh Gambar 2.
Sebagai langkah awal dari proses belajar adalah memilih project Standard EXE.

Pengenalan Visual Basic 6

Gambar 2. Dialog box New Project ditampilkan sesaat anda menjalankan IDE Visual Basic 6.

Jendela IDE

IDE Visual Basic 6 menggunakan model MDI (Multiple Document Interface). Berikut ini adalah gambar yang menunjukan bagian-bagian dan nama-nama jendela yang dapat tampil pada IDE Visual Basic. Mungkin pada IDE anda hanya ditampilkan sebagian jendela dibandingkan dengan Gambar 3 anda tidak perlu terkejut, karena penampilan dari jendela-jendela tersebut dapat diatur dengan perintah pada menu View.
Sebagai langkah awal dari proses belajar, tidak semua jendela akan kita gunakan, tetapi hanya beberapa yang penting, sedangkan yang lainnya bersifat khusus.



Gambar 3. IDE Visual Basic dengan jendela-jendela yang terbuka.

Sebagaimana dengan proses belajar ini, kita akan fokus pada beberapa jendela yang penting terlebih dahulu sehingga konsentrasi tidak menjadi pecah, dan peserta belajar menjadi bingung. Adapun jendela-jendela yang perlu anda perhatikan adalah sebagai berikut :
  • Menu Bar, digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll
  • Main Toolbar, digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan cepat.
  • Jendela Project, jendela ini berisi gambaran dari semua modul yang terdapat dalam aplikasi anda. Anda dapat menggunakan icon Toggle Folders untuk menampilkan modul-modul dalam jendela tersebut secara di group atau berurut berdasarkan nama. Anda dapat menggunakan Ctrl+R untuk menampilkan jendela project, ataupun menggunakan icon Project Explorer.
  • Jendela Form Designer, jendela ini merupakan tempat anda untuk merancang user interface dari aplikasi anda. Jadi jendela ini menyerupai kanvas bagi seorang pelukis.
  • Jendela Toolbox, jendela ini berisi komponen-komponen yang dapat anda gunakan untuk mengembangkan user interface.
  • Jendela Code, merupakan tempat bagi anda untuk menulis koding. Anda dapat menampilkan jendela ini dengan menggunakan kombinasi Shift-F7.
  • Jendela Properties, merupakan daftar properti-properti object yang sedang terpilih. Sebagai contohnya anda dapat mengubah warna tulisan (foreground) dan warna latarbelakang (background). Anda dapat menggunakan F4 untuk menampilkan jendela properti.
  • Jendela Color Palette, adalah fasilitas cepat untuk mengubah warna suatu object.
  • Jendela Form Layout, akan menunjukan bagaimana form bersangkutan ditampilkan ketika runtime.
Jika jendela-jendela tersebut tidak ada, anda dapat memunculkannya dengan Menu View dan pilih :
  • Project Explorer (Ctrl+R)
  • Properties Windows (F4)
  • Form Layout Windows
  • Property Pages (Shift+F4)
  • Toolbox
  • Color Pallete
  • Toolbars

Type Data dan Deklarasi Variabel

TYPE DATA 
 Berikut ini adalah type-type data yang didukung oleh visual basi Ketepatan pemilihan type variabel akan sangat menentukan pemakaian resources oleh aplikasi yang dihasilkan, adalah tugas programmer untuk memilih type yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berperfomance tinggi.
 

DEKLARASI VARIABEL

 Visual Basic memungkinkan kita untuk menggunakan variabel tanpa deklarasi. Tetapi hal ini adalah kurang baik untuk praktek pemrograman yang terstruktur dan menghindari kesalahan pengolahan yang diakibatkan oleh kesalahan dalam pengetikkan nama variabel Agar setiap variabel yang digunakan harus dideklarasikan.
Deklarasi variabel pada Visual Basic dapat dilakukan dengan Keyword berikut :

 

Syntax :
 <keywordNamaVariabel [As TypeVariabel]
Contoh :
Dim Nama As String
Demikian  type data dan deklarasi variabel semoga bermanfaat...

Pemograman Jaringan Java Chat Program dengan TCP-IP.

Pemrograman Clent/Server
Salah satu model pemrosesan data yang melibatkan dua atau lebih komputer client dan server yang bertujuan untuk pembagian tugas.
  • Client: Terminal/komputer yang digunakan untuk meminta layanan tertentu kepada server.
  • Server: adalah program yang berjalan pada suatu komputer yang menunggu program lain yang minta layanan pada port tertentu.
  • Socket adalah sebuah abstraksi perangkat lunak yang digunakan sebagai suatu “terminal” dari suatu hubungan antara dua mesin atau proses yang saling berinterkoneksi. Dan di tiap mesin yang saling berinterkoneksi, harus terpasang socket. Serta pada Java atau J2SE telah disediakan paket java.net yang berisi kelaskelas dan interface yang menyediakan API (Application Programming Interface) level rendah (Socket, ServerSocket,DatagramSocket) dan level tinggi (URL, URLConnection).
Pemodelan Data.
Penjelasan Dari Gambar di Atas :

Steps to implement a Server

  • Membuat objek socket server. Obyek ini digunakan untuk menghubungkan ke aplikasi menggunakan port.
1
2
3
ServerSocket s=new ServerSocket(int port, int queue length);
//Port -port number
//Queue length=Maximum number of clients that can request the server
  • Menunggu permintaan dari klien. Hal ini dilaksanakan dengan menggunakan obyek Socket.
1
Socket ss=s.accept();
  • Membuat input stream untuk membaca respon dari client.
1
2
3
4
BufferedReader in = new BufferedReader(new InputStream (ss.getInputStream()));
//BufferedReader – For receiving communication from the client.
PrintWriter out = new PrintWriter(ss.getOutStream(),true);
//PrintWriter - For sending communication to the client
  • Melakukan I/O dengan input dan output streams.
1
2
out.println(message);
Message = (String)in.readLine();
  • Menutup koneksi Socket.
1
2
3
in.close();
out.close();
ss.close();

Steps to implement a client using StreamSocket

  • Membuat objek pada socket client untuk menghubungkan klien dengan server.
1
2
3
Socket cs=new Socket(InetAddress, int port);
//Port -port number
//Address –address of the server.
  • Membuat output stream yang dapat di gunakan untuk mengirimin formasi ke Socket.
1
2
3
4
BufferedReader in = new BufferedReader(new InputStream (cs.getInputStream()));
//BufferedReader – For receiving communication from the client.
PrintWriter out = new PrintWriter(cs.getOutStream(),true);
//PrintWriter - For sending communication to the client
  • Membuat input stream untuk membaca respon dari server.
1
2
out.println(message);
Message = (String)in.readLine();
  • Menutup koneksi Socket.
1
2
3
in.close();
out.close();
cs.close();
TCP/IP- Running
Untuk menjalankan program ini pertama kita harus menjalankan aplikasi server terlebih dahulu, Baru kemudian kita jalankan aplikasi client.
Sudah ada tampilan client dengan server. Setelah itu kita bisa langsung melakukan chatting.
TCP/IP- Chat Running
Nb : Socket akan Membangun proses yang sama-sama aktif yaitu : Socket (InetAddressaddress, intport) membuat sebuah stream socket dan koneksi ke suatu nomor port pada sebuah komputer yang memiliki alamat IP, dan Socket (String host, intport) membuat sebuah stream socket dan juga koneksi ke suatu port tertentu pada sebuah komputer berdasar namanya.

PEMROGRAMAN JARINGAN DENGAN JAVA

. Mengambil IP Komputer Lokal 
    Nama Program getIP.java
   

















hasil program adalah


2. Mengetahui Nama Komputer dari Alamat IP
Nama Program getName.java

hasil program


    




3. mengetahui nama komputer dari alamat ip menggunakan inputan-user
   Nama program IPtoName.java


hasil program






4. mengetahui alamat IP dari nama Komputer
    Nama program NsLookup.java

hasil program adalah